Kecelakaan fatal menghancurkan mimpinya masuk NBA dalam semalam. Masa depan sirna dan nyawa ibunya dipertaruhkan, ia pun mengambil raket tenis untuk satu kesempatan terakhir meraih penebusan. Para rival yang dulu mengejeknya tak pernah menduga kedatangannya. Kini tinggal satu pertandingan lagi untuk membuktikan mereka salah menilai orang.