Di Institut Penelitian Reptil Cascadia, Noah Hayes ditugaskan merawat Avery, ular piton putih terbesar dan paling pemarah di fasilitas itu. Avery menolak makan, menakuti setiap ular yang dirawat Noah, hanya menggigit Noah, dan terus melilitnya seperti kekasih yang cemburu. Noah mengira ular itu membencinya, sampai pemeriksaan musim kawin mengungkap kebenaran yang menggelikan: Avery selama ini sedang merayunya. Ketika Avery mulai meninggalkan "hadiah", menjaganya dari ular lain, dan muncul dalam mimpi Noah sebagai pria tampan berambut perak, Noah menyadari ular putihnya yang merepotkan mungkin menginginkan jauh lebih dari sekadar perawatan. Ia menginginkan Noah.