Sejak orang tua mereka menikah, Becca membenci saudara tirinya, Samir. Selama dua tahun, ia menyalahkan Samir karena telah merebut keluarganya, rumahnya, dan hidup yang hilang darinya. Namun ketika gelombang panas yang menyengat membuat AC mati, mereka terjebak berdua di rumah yang terlalu panas—dan terlalu sempit. Saat Samir berjuang memperbaiki pendingin udara yang rusak, kebencian yang tersisa perlahan berubah menjadi sentuhan-sentuhan yang menggoda. Batas antara benci dan hasrat mulai memudar, dan Becca harus menghadapi satu kenyataan. Bertahun-tahun ia menyangkal bahwa pria yang terlarang untuk diinginkannya mungkin adalah satu-satunya yang tak mampu ia tolak.