Shi Yunze adalah anak yatim yang diasuh oleh Klub Tinju Huangguo, dan tumbuh bersama Ye Anni, putri pemilik klub, sebagai kakak dan adik. Gadis itu merawat luka di wajahnya, tetapi bintang tinju muda yang tak terkalahkan itu justru memalingkan wajah—sebutan "kakak" sudah lama bukan lagi sekadar arti yang dulu. Mantan juara Chen Yanzhi juga menyimpan perasaannya sejak lama, hingga suatu malam ketika gadis itu membawa salep untuk menjenguknya yang sedang memulihkan diri, barulah kata-kata itu akhirnya terucap. Dua pria, satu kakak angkat dan satu senior paling lembut, sama-sama menaruh hati padanya. Di atas ring pertandingan juara, yang diperebutkan tak pernah hanya sekadar sabuk juara.