Ia mengenakan topeng sebagai gadis paling penurut dan lembut, namun menyalakan api di hati si raja neraka dunia atas. Di permukaan tampak seperti kelinci putih yang mudah diajak bicara, tetapi di baliknya tersembunyi kail hitam yang mematikan; di seberangnya berdiri si raja neraka yang penuh pantangan, gila, dan obsesi kendali. Dendam lama dan baru di keluarga konglomerat itu bertumpuk, setiap tarikan semakin mengencang. Di atas meja kamar mandi, pakaiannya sudah melorot hingga pinggang—kejatuhannya bukan terjadi tiba-tiba, melainkan karena ia menggiringnya jatuh selangkah demi selangkah.